Anting Melenting Jadi Acuan Posyandu Desa Brangkal Terbebas Stunting

KANALDESA.ID (Karanganom, Klaten) — Selasa (20/10/2020) di Aula Joglo Balai Desa Brangkal, terselenggara “Anting Melenting” dalam pencegahan stunting pada anak balita umur kurang dari 2 tahun (BADUTA).

Acara Antisipasi Stunting Melalui Edukasi Parenting (Anting Melenting) dipimpin oleh bidan desa Brangkal, kecamatan Karanganom, kabupaten Klaten.

Dalam materinya bidan desa Brangkal, Rina Setyowati mengajak pada kelas ibu hamil dan kelas balita untuk mewaspadai gizi buruk pada calon anak atau balitanya.

“Angka persen balita stunting pada 2019/2020 turun jadi 4% dari angka 7% balita stunting. Bagi ibu yang tidak bisa datang hari ini, ada tempat lain yakni di rumah saya, dapat melakukan penimbangan berat badan dan ukur tinggi badan. Dan akan dicatat di buku KMS (Kartu Menuju Sehat)”, harapnya (20/10).

Selanjutnya, tempat yang ditujuk berada di aula Joglo desa Brangkal dengan adanya luas bangunan, dimungkinkan penyebaran covid19 dengan syarat mematuhi protokol kesehatan, disediakan cuci tangan pakai sabun, jaga jarak antar peserta undangan, tidak bersalaman, selalu memakai masker dan tidak bersin sembarangan.

Di sela-sela acara, peserta undangan posyandu yang baru pertama mengikuti, kepada wartawan KANALDESA.ID menceritakan pengalaman setelah ikut acara “Anting Melenting” di desanya.

“Saya bersyukur dan mengucapkan rasa terimakasih kepada pengurus posyandu desa Brangkal, karena apa yang saya pahami tentang asupan gizi pada anak menyimpang jauh, Saya kira dengan anak disuapin banyak karbohidrat dan sayuran sudah cukup dapat gizi yang baik. Ternyata, tidak demikian”, cerita Yuni Purwanti warga Brangkal. (MH/Red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply