Desa Plawikan Terpilih, Nominasi Desa Lestari 2020 Tingkat Provinsi Jawa Tengah

KANALDESA.ID (Jogonalan, Klaten) — Dalam kondisi pandemi saat ini, Festival Desa Lestari akan hadir dengan kemasan yang berbeda dari tahun sebelumnya, namun menjadi sangat terbuka bagi Desa dan Masyarakat untuk aktif berkontribusi demi memperluas kesempatan bagi pembangunan dan pengembangan desa. 

Salah satu desa di wilayah kabupaten Klaten, yakni desa Plawikan, kecamatan Jogonalan masuk dalam 23 nominasi terpilih kompetisi Vlog Festival Desa Lestari 2020 Provinsi Jawa Tengah. 

“Saat ini, Kita ada even Festival Shooting yang mana dilakukan hari Selasa dan Rabu (2 hari),”terang Lilik Ratnawati, Kepala Desa Plawikan kepada KANALDESA. ID di sela-sela acara (27/10). Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko sedang jelaskan tata kelola kelompok

Wilayah kabupaten Klaten mempunyai Sumber Daya Alam yang sangat melimpah, baik sektor pertanian, peternakan, perikanan serta wisata yang tersebar di 26 kecamatan dan 391 desa, 10 kelurahan yang ada di kabupaten Klaten. Pemerintah daerah berusaha meningkatkan dan mengembangkan ekonomi daerah yang produktif, kreatif, inovatif dan berdaya saing melalui program dan kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat yang tidak hanya dilaksanakan oleh organisasi pemerintah daerah, tetapi berusaha memfasilitasi pengembangan ekonomi dari tingkat bawah, yaitu desa. 

“Desa Plawikan, kecamatan Jogonalan, kabupaten Klaten yang masyarakatnya banyak terlibat dalam pengembangan ekonomi desa melalui kelompok-kelompok masyarakat. Yang buat surprise, mereka berswadaya dalam mengembangkan usaha ternak itik, kegiatan ini merupakan satu dari banyak kegiatan ekonomi yang ada di wilayah kabupaten Klaten yang telah berhasil mendukung visi misi kabupaten Klaten yakni, terwujudkan “Masyarakat Klaten Maju Mandiri Dan Berdaya Saing” dari usaha awal beternak itik”, tutur Pejabat Sementara Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko di lokasi Festival Shooting Desa Lestari. 

Sementara itu, Ketua Kelompok Ternak Itik desa Plawikan, Triyono menjelaskan dari usaha awal yang hanya beternak ratusan ekor itik, sekarang sudah berkembang menjadi peternakan berbasis komunal yang mengelola seribuan ekor itik. “Mampu menghasilkan 800 butir telur itik per hari, jumlah anggota kelompok ternak itik ” Mantap Jaya” ada 15 peternak. Syarat untuk bergabung menjadi anggota peternak itik sangat mudah dengan modal sedikit yakni hanya mempunyai 100 ekor itik atau modal 15 juta,”pungkasnya.(MH/Red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply